Yeeeh, ini dia post kedua setelah pertama kita telah membahas mengenai rajut merajut. Nah, ini Gulp, sebah film animasi stop motion yang pernah memecahkan rekor dunia sebagai “the biggest set stop-motion animation” dengan adegan terbesar yang membentang seluas 11.000 meter persegi. Pengambilan gambar dilakukan di Pendine Beach di South Wales, Inggris. Setiap frame dari animasi ini diambil dengan menggunakan kamera 12 megapixel Nokia N8.
Glup menceritakan tentang kegiatan seorang nelayan di laut. Digambarkan dalam frame pertama seorang nelayan sedang berada di sebuah perahu yang sedang berlayar di laut. Perahu tersebut benar-benar di letakkan di pinggir pantai sehingga terdapat kesan cipratan air yang sesungguhnya. Setelah itu barulah perahu ditarik ke tepian pasir pantai dan mulai ditambahkan objek-objek pendukung di sekitarnya.
Dan yang perlu bloggers ketahui adalah, semua peralatan yang digunakan dalam penggunaan animasi stop motion ini berbentuk 3D dan ukurannya besar. Si nelayan pun bukan dibuat dari clay atau yang lainnya, melainkan si nelayan memang diperankan oleh seorang laki-laki yang mengenakan pakaian berwarna kuning, menggunakan topi, dan menambahkan jenggot panjang berwarna putih.
Dalam film animasi pendek ini, background digambarkan dengan warna monochrome yang dihasilkan dari pasir pantai. Gambar background yang meliputi air, burung, dan matahari dibuat dengan menggunakan sebuah alat yang digunakan untuk menggaruk ketika bercocok tanam atau yang biasanya juga digunakan untuk menggaruk sampah. Background ditampilkan dengan menggunakan warna monochrome agar objek utama tampak jelas. Selain menggunakan alat penggaruk, pembuatan background juga menggunakan mal sehingga bentuk yang dihasilkan sesuai dengan bentuk yaang telah digambbarkan pada kertas mal.
Klimaks dari cerita ini adalah ketika si nelayan mendapatkan ikan yang besar dan kemudian dia dan perahunya ditangkap masuk kedalam mulut seekor ikan hiu yang jauh lebih besar dari dirinya. Setting ketika si nelayan berada di dalam perut ikan hiu diambil di tempat yang sama dengan menggunakan properti yang berbeda dan diambil ketika malam hari. Pada scene ini ditampilkan juga efek cahaya merah dan biru untuk mempertajam suasana.
Kemudian klimaks mulai turun ketika si nelayan dan perahunya di semprotkan ke udara dan scene nelayan lenyap menghilang meninggalkan bajunya di perahu mengakhiri cerita ini. Setelah cerita berakhir dicantumkan nama pembuat film animasi ini yaitu sebuah kelompok yang menyebut dirinya “Sumo Science” yang tergabung dalam studio animasi Aardman. Pembuatan film ini melibatkan banyak pihak dengan berbagai macam keahliannya. Hingga penulisan typography dalam animasi ini pun memiliki tim sendiri.
Menurut saya salah satu kekurangan dari animasi ini adalah pesan yang disampaikan kurang memililki value. Sehingga haya berkesan sebagai hiburan tanpa menyampaikan sebuah pesan untuk dicerna audience. Over all, it,s a great stop motion.. dan coba saksikan bagaimana kerennya animasi dalam video di bawah ini..
Nah, demikian post kedua dari blog saya. Semoga menginspirasi kalian yang sedang ingin membuat film animasi khususnya dengan teknik stop motion. Jika terdapat kesalah dalam tulisan saya, ditunggu komentarnya, karena di sini kita saling belajar dan menginspirasi, terimakasiiiih ^^
Video ini juga dapat di download di http://vimeo.com/26877221
Sumber gambar diambil langsung dari video http://vimeo.com/26877221
Behind the scene dari film ini juga bisa di lihat di http://vimeo.com/27019750










No comments:
Post a Comment